September 26, 2021

Transportation Issues Daily

Masalah transportasi di kota kota besar

4 Solusi Efektif untuk Mengatasi Masalah Transportasi Harian di Ibukota

3 min read
4 Solusi Efektif untuk Mengatasi Masalah Transportasi Harian di Ibukota

Ibukota seperti Jakarta tidak hanya terkenal sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan masyarakatnya saja. Melainkan juga terkenal dengan berbagai masalah transportasi harian yang menghantui para penghuninya. Ya, banyak sekali masalah transportasi khususnya transportasi darat yang menjadi momok bagi para penduduk ibukota seperti kemacetan, kesemrawutan, tingginya angka kecelakaan, polusi udara, dan sebagainya.

Tentunya permasalahan transpotasi mulai bermunculan seiring dengan semakin padatnya penduduk di wilayah ibukota. Terlebih, ukuran luas jalan yang relatif konstan membuat daya tampung jalan menjadi semakin berkurang dan memicu terjadinya lalu lintas yang padat serta berujung dengan kemacetan. Diperlukan adanya perencanaan yang matang dan solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi di ibukota agar tidak semakin menjadi-jadi. Berikut ini merupakan 4 solusi efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi di Ibukota yang terjadi hampir setiap hari.

Baca juga : 4 Masalah Transportasi Harian Paling Pokok di Indonesia

Solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi harian di Ibokota yang bisa dilakukan pertama kali adalah mengembangkan sistem transportasi umum atau massal. Ya, solusi ini sangatlah efektif untuk mengatasi masalah kemacetan yang menjadi momok di Ibukota. Tentu saja sistem transportasi umum yang dikembangkan tidak hanya berbasis penggunaan jalan raya seperti Transjakarta saja. Melainkan juga mengembangkan sistem transportasi massal berbasis rel untuk mengurangi jumlah pengguna jalan raya. Bahkan, sistem transportasi umum berbasis rel ini dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi sarana tranportasi dengan menghubungkan Ibukota dengan kota-kota lain di sekitarnya. Tak heran jika sistem transportasi umum berbasis rel sedang marak dikembangkan di Ibukota seperti Jakarta dengan proyek MRT dan LRT.

Solusi kedua yang efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi harian di ibukota adalah dengan melakukan pembatasan kendaraan pribadi. Ya, pembatasan perlu dilakukan di wilayah perbatasan maupun wilayah penyangga dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung jalan raya. Tentu saja dibutuhkan perhitungan mengenai kapasitas jalan raya untuk menerapkan solusi ini. Apabila kapasitas jalan sudah tercukupi maka perlu dilakukan pembatasan dengan menahan atau mengalihkan kendaraan yang ingin masuk ke ibukota.

Solusi ketiga adalah dengan meningkatkan pembangunan fasilitas transportasi khususnya jalan raya untuk mengakomodasi pergerakan angkutan umum. Ya, banyaknya penggunaan kendaraan pribadi membuat para pengusaha angkutan umum mulai berkurang hingga mengalami kebangkrutan. Padahal, penggunaan angkutan umum dinilai menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi khususnya kemacetan. Tentu saja dibutuhkan sarana angkutan yang tertib dengan aturan lalu lintas untuk mewujudkan terciptanya kenyamanan dan kelancaran dalam berkendara.

Solusi yang tidak kalah efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi harian di ibukota adalah dengan menggalakan sistam transportasi yang terintegrasi dengan baik. Ya, apabila ingin mengembangkan solusi permasalahan transportasi dengan mengembangkan sarana transportasi berbasis rel dan angkutan umum maka keduanya harus terintegrasi dengan baik agar bersinergi dengan baik. Mengingat pengembangan sistem transportasi berbasi rel memiliki jangkauan yang luas dan antar wilayah. Oleh sebab itu, sistem transportasi berbasis angkutan umum diperlukan untuk wilayah yang ruang lingkupnya lebih sempit. Melalui integrasi yang terbentuk antar sistem transportasi maka akan tercipta sarana transportasi yang efektif. Tidak hanya mampu menyelesaikan permasalahan transpotasi yang bersumber dari kemacetan saja. Melainkan juga mampu mengatasi permasalahan transportasi lanjutan yang tidak kalah penting untuk diatasi seperti polusi udara, efisiensi bahan bakar, dan sebagainya. Melalui integrasi antar sistem transportasi maka jumlah penggunaan kendaraan pribadi akan berkurang begitupun juga dengan emisi yang dihasilkan maupun bahan bakar yang dikonsumsi.

Baca juga : Tujuan Pajak Konsumsi Di Indonesia

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.